Pendirian politeknik sebagai institusi pendidikan tinggi berakar dari kebutuhan untuk menyediakan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri dan dunia kerja. Berikut adalah garis besar sejarah pendirian politeknik: Berawal dari Konsep pendidikan vokasi, maka telah didirikan pada 19 Januari 2016, di mana beberapa tokoh Yayasan Santo Paulus Surakarta, yaitu Bapak Hartono Eko Putro (Alm), Tim Sudarsono (Alm), Mch. Sarjinah (Alm), Theresia dan Pramonodjati, menggagas pengembangan pendidikan tinggi dengan mendirikan Politeknik sebagai kelanjutan pendidikan dari SMK Santo Paulus Surakrta. Politeknik memiliki 3 Program Studi Sarjana terapan, yaitu Kimia Industri, Rekayasa Pangan dan Teknologi Laboratorium Medis.
Menjadi Penyelenggara Pendidikan Tinggi Yang Profesional Serta Menghasilkan Lulusan Yang Berkarakter, Kompeten, Dan Berdaya Saing Internasional Pada Tahun 2035.
Menghasilkan Sarjana Terapan yang Unggul dan Profesional di bidang Teknologi Diagnostik Serologi Serta Berdaya Saing Internasional Pada tahun 2035